Di tengah padatnya rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, ada satu momen yang mencuri perhatian. Bukan di ruang rapat, bukan pula di balik podium resmi, melainkan di sebuah kedai sederhana yang dipenuhi suasana hangat dan penuh canda.
Di Kedai Dehuk, Desa Pintadia, Kecamatan Bolaang Uki, Selasa (21/7/2026), Bupati H. Iskandar Kamaru SPt, MSi kembali bersua dengan dua sahabat lama, Wali Kota Gorontalo H. Adhan Dambea SSos, SH, MA dan Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali SSos, MSi. Pertemuan tiga orang pimpinan daerah yang telah lama menjalin hubungan baik itu berlangsung santai nan hangat.
Di sela secangkir kopi dan hidangan sederhana, percakapan mengalir tanpa sekat. Sesekali terdengar tawa yang memecah suasana, namun di balik keakraban itu terselip pembahasan serius mengenai dinamika politik, pembangunan daerah, hingga berbagai persoalan kemasyarakatan yang menjadi perhatian bersama.

Pertemuan tersebut seolah menegaskan bahwa hubungan antardaerah tidak selalu dibangun melalui forum formal. Justru dalam suasana yang sederhana, gagasan-gagasan besar sering kali lahir untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas.
“Saya melihat suasana seperti ini sangat positif. Selain mempererat hubungan, pertemuan informal ini memberi ruang bagi kita untuk mendengar lebih banyak masukan dan ide-ide konstruktif. Kebersamaan dan komunikasi yang baik menjadi modal penting dalam menjalankan pembangunan daerah,” kata Bupati Iskandar di sela-sela pembicaraan.
Sekadar info, keakraban Pak Is, sapaan akrab Bupati, dan Wali Mota Adhan Dambea bukanlah hal baru. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan dan Pemerintah Kota Gorontalo telah mengikat komitmen melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di berbagai bidang strategis, mulai dari penguatan ekonomi, peningkatan layanan kesehatan, hingga sektor pendidikan. Kerja sama tersebut menjadi fondasi penting bagi kedua daerah untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat pelayanan publik, serta membuka peluang pembangunan yang lebih luas.

Hubungan baik Bupati Iskandar dan Wabup Lahmudin juga telah terjalin sejak lama. Keduanya dulu pernah bersama-sama berjuang membesarkan partai politik berlambang pohon beringin. Ikatan tersebut menjadi modal berharga untuk memperkuat komunikasi dan membuka ruang kolaborasi antardaerah pada masa mendatang.
Bagi trio top eksekutif daerah tersebut, kolaborasi tidak hanya melulu dokumen yang ditandatangani, melainkan komitmen yang harus terus dirawat melalui komunikasi dan silaturahmi. Karena itu, pertemuan di sela peringatan HUT ke-18 Bolsel menjadi simbol bahwa hubungan baik antarpemimpin akan selalu bermuara pada kepentingan masyarakat.
Hadir mendampingi dalam pertemuan ini, Staf Ahli hukum Dr. Aprianto Nusa SH, MH dan Tenaga Ahli Juru Bicara Pemkab Bolsel Andrika Hasan SSos, SH, MH.