Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan memperkuat langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul potensi peningkatan titik panas akibat puncak musim panas pada Agustus-September. Hal itu diungkap dalam Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Sulawesi Utara yang dipimpin Gubernur Yulius Selvanus di Kantor Gubernur Sulut, Manado, Rabu (26/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Bupati H. Iskandar Kamaru SPt, MSi, yang diwakili Asisten I Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Alsyafri U. Kadullah hadir mengikuti rapat bersama Forkopimda Sulut, bupati/wali kota se-Sulut, perangkat daerah terkait dan instansi vertikal.

Dalam keterangannya, Asisten I Alsyafri menyebut Gubernur Sulut mengingatkan pemerintah daerah untuk menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan.
Lanjutnya, Gubernur meminta pemerintah daerah meningkatkan sinergi dengan TNI, Polri dan instansi vertikal, serta segera membentuk posko bencana permanen untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana. Pemkab melalui camat dan pemerintah desa juga diminta mengintensifkan sosialisasi pencegahan karhutla kepada masyarakat.

Berdasarkan data pemantauan satelit periode Juli-Agustus 2026, terdapat 1.119 titik panas di Sulawesi Utara. Bolsel tercatat memiliki 11 hotspot, sementara titik terbanyak terdeteksi di Kabupaten Kepulauan Sitaro sebanyak 359 titik, Bolmong 213 titik dan Bolmut 138 titik.
Selain karhutla, pemerintah kabupaten/kota diminta melaporkan kondisi wilayah setiap awal bulan, termasuk kebutuhan anggaran untuk menangani kekeringan dan potensi gagal panen akibat panas berkepanjangan.
Asisten I Alsyafri mengatakan Pemkab Bolsel akan menindaklanjuti arahan tersebut dengan memperkuat koordinasi dan pencegahan hingga tingkat kecamatan dan desa.
“Pencegahan dan kesiapsiagaan harus diperkuat sejak dini. Kami mengajak masyarakat bersama-sama mencegah kebakaran, termasuk tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan,” ujar Asisten I yang dalam kegiatan tersebut didampingi Kepala BPBD Arfan Jafar dan Plt. Camat Bolaang Uki.
