Dukungan terhadap pemerataan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Komitmen tersebut ditunjukkan Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid saat menghadiri Open House Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 4 Minahasa Utara dan SNT 13 Bolaang Mongondow di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Utara, Kabupaten Minahasa, Jumat (16/10/2026).
Ini juga merupakan bentuk dukungan Pemkab Bolsel terhadap upaya peningkatan mutu pendidikan, sekaligus membuka peluang bagi daerah untuk mengembangkan program pendidikan terintegrasi yang menjangkau lebih banyak peserta didik.


Dalam momen tersebut, Wabup Deddy memberikan apresiasi atas pelaksanaan Open House yang dinilainya menjadi wadah mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan semangat kebangsaan dan toleransi antarumat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, kami sangat mengapresiasi kegiatan Open House ini. Semoga kegiatan ini semakin mempererat tali persaudaraan dan menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar top eksekutif ini.


Sementara itu, Kepala BPMP Sulut Febry Dien yang juga menjabat Ketua Transisi SNT 4 Minahasa Utara dan SNT 13 Bolaang Mongondow menjelaskan bahwa program SNT bertujuan mewujudkan pemerataan standar pendidikan secara nasional sesuai arahan Presiden. Saat ini, terdapat 17 SNT di Indonesia, dengan dua di antaranya berada di Sulut.
Ia mengungkapkan sejumlah kabupaten di Sulut, termasuk Bolsel, berencana mengajukan pendirian SNT. Program ini menyediakan fasilitas pendukung bagi siswa, antara lain satu unit laptop dan lima pasang seragam sekolah. Selain itu, Sulawesi Utara memperoleh tiga kuota beasiswa pendidikan ke China sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Lanjut, ia menekankan pentingnya dukungan orang tua dalam penyelenggaraan pendidikan SNT. Sekolah tersebut tidak menerapkan sistem asrama agar siswa tetap dapat berinteraksi dan bersosialisasi dengan masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya.