Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan dipimpin langsung Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid menggelar Exit Meeting bersama Tim Auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Utara di Ruang Rapat Berkah, Kawasan Perkantoran Panango, Kecamatan Bolaang Uki, Selasa (05/05/2026). Agenda ini menandai berakhirnya masa tugas lapangan tim auditor dalam rangka pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) TA 2025.

Dalam pemaparannya, Tim Auditor BPK RI memberikan apresiasi atas progres administrasi Bolsel yang tetap berada di tren positif dan menjadi salah satu yang tertinggi di Sulawesi Utara. Namun, terdapat beberapa poin krusial hasil pemeriksaan pendahuluan yang memerlukan perhatian segera, di antaranya:

• Manajemen Aset: Perlunya sinkronisasi data pada Kartu Inventaris Barang (KIB), terutama penghapusan aset kendaraan dinas yang sudah rusak berat atau hilang agar tidak membebani neraca aktif.
• Belanja Pegawai & TPP: Penguatan landasan aturan TPP untuk tahun 2026 serta akurasi perhitungan absensi sebagai variabel pengurang TPP.
• Sektor Kesehatan: Penyesuaian pengadaan obat melalui mekanisme Etalase Konsolidasi sesuai arahan Kemenkes dan pembaruan rujukan jasa pelayanan Puskesmas.
• Pengawasan Konstruksi: Penegasan batasan beban kerja konsultan pengawas guna menjamin kualitas fisik pembangunan di lapangan.

Menanggapi hal tersebut, Wabup Deddy menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk segera menindaklanjuti seluruh catatan yang disampaikan.
“Tentu poin-poin catatan BPK menjadi perhatian serius kami dan akan segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari perbaikan tata kelola keuangan daerah,” ujarnya.
Duet sehati Bupati Iskandar Kamaru juga menekankan pentingnya rekomendasi BPK sebagai acuan pembenahan ke depan.

“Kami berharap setiap catatan dilengkapi rekomendasi yang jelas agar menjadi panduan bersama dalam melakukan perbaikan," kata Wabup.
Terkait bantuan sosial, pemerintah daerah akan memperketat pengawasan pemanfaatan agar sesuai tahun anggaran.
“Ke depan, penerima bantuan harus memastikan penggunaannya pada tahun berjalan agar tidak menjadi temuan,” tuturnya seraya mengucapkan terima kasih kepada tim auditor atas bimbingan dan petunjuknya.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan laporan hasil pemeriksaan dari tim auditor kepada pemerintah daerah disaksikan oleh jajaran pimpinan perangkat daerah terkait.