Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid menghadiri acara Rona Budaya Sulawesi Utara dalam rangka Pekan Budaya Wilayah Bolaang Mongondow di Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara, Manado, Sabtu (19/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bolsel turut menampilkan berbagai potensi budaya, termasuk workshop pembuatan kuliner tradisional Kukusa.

Wabup Deddy mengatakan budaya merupakan bagian penting dari identitas daerah yang perlu terus dilestarikan dan diperkenalkan kepada generasi muda.
“Kegiatan seperti ini menjadi ruang penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya Bolsel kepada masyarakat luas. Kita ingin budaya tidak hanya dilestarikan, tetapi juga dikembangkan sehingga memiliki nilai bagi pariwisata dan ekonomi masyarakat,” ujar Wabup Deddy di sela-sela acara.

Ditegaskannya, hal tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Utara yang mendorong sinergi pemajuan kebudayaan dengan pariwisata, UMKM dan ekonomi kreatif, termasuk melalui pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi.

“Potensi budaya, kuliner dan kerajinan daerah harus kita kemas secara kreatif dan dipromosikan secara luas. Ini bisa membuka peluang ekonomi sekaligus menjaga warisan budaya tetap hidup,” ungkap pimpinan daerah ini.
Wabup Deddy juga mengapresiasi perhatian Pemprov Sulut terhadap pelaku seni dan budaya, termasuk pemberian perlindungan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan bagi sekitar 2.000 budayawan, seniman dan olahragawan.

Diketahui, kegiatan yang merupakan rangkaian HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Utara itu dihadiri langsung Gubernur Yulius Selvanus, Ketua TP-PKK/Ketua Dekranasda Sulut, para bupati/wali kota, tokoh adat, budayawan, seniman, musisi dan pelaku UMKM.