Masyarakat dan aparatur di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan kini memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kompetensi di bidang teknologi dan digital. Kesempatan tersebut dibuka melalui program pelatihan digital Micro Skill Digital Talent Scholarship (DTS).
Pelatihan digital yang dapat diikuti kapan saja dan di mana saja itu diperkenalkan melalui Sosialisasi Program Micro Skill dan Pemetaan Kebutuhan Pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS) Tahun 2026 yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Bolsel bersama Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BLSDM) Komunikasi dan Digital Manado di Ruang Command Center Kantor Bupati, Kawasan Perkantoran Panango, Kecamatan Bolaang Uki, Kamis (11/6/2026),

Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah M. Arvan Ohy SSTP, MAP yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bolsel Marwan Makalalag SPd. Ungkapan apresiasi disampaikan kepada pihak BLSDM Manado yang telah menghadirkan program pengembangan kompetensi digital bagi masyarakat dan aparatur di daerah.
"Pemerintah Daerah menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Kami berharap sosialisasi ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi peserta melalui tambahan pengetahuan, wawasan, serta keterampilan baru di bidang teknologi informasi dan digital yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi perkembangan zaman," ujar birokrat berpengalaman nan sarat prestasi ini.

Menurutnya, peningkatan kapasitas SDM merupakan faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk dalam mewujudkan transformasi digital yang semakin masif di berbagai sektor pelayanan publik dan kehidupan masyarakat.
"Transformasi digital tidak hanya membutuhkan infrastruktur yang memadai, tetapi juga SDM yang mampu memanfaatkan teknologi secara optimal. Karena itu, kesempatan belajar dan meningkatkan kompetensi digital seperti ini perlu dimanfaatkan sebaik mungkin," ucap pria enerjik ini.
Sementara itu, pihak BLSDM Manado mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Bolsel yang telah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan tersebut sembari menerangkan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas SDM yang kompeten dan berdaya saing sebagai bentuk dukungan terhadap akselerasi transformasi digital di Indonesia, khususnya di Bolsel.

Selanjutnya, dijelaskan tentang Program Micro Skill, yaitu skema pelatihan mandiri (self-paced learning) berbasis daring yang dirancang fleksibel dan mudah diakses oleh masyarakat, terutama kalangan mahasiswa dan generasi muda.
Program ini merupakan bagian dari pengembangan talenta digital nasional yang dapat diakses melalui platform Digital Talent Scholarship (DTS). Peserta dapat mengikuti pelatihan kapan saja dan di mana saja sesuai kebutuhan masing-masing.

Setiap pelatihan dikemas dalam bentuk video pembelajaran yang dilengkapi kuis interaktif dengan durasi penyelesaian yang relatif singkat, sekitar satu jam untuk setiap tema, sehingga memudahkan peserta memperoleh keterampilan baru secara efektif dan efisien.
"BLSDM terus berupaya memperluas akses pelatihan digital yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui Program Micro Skill, kami berharap semakin banyak masyarakat yang dapat meningkatkan kompetensi digitalnya dan lebih siap menghadapi perubahan serta peluang di era transformasi digital," jelas perwakilan BLSDM Manado.
