Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan menggelar apel kerja mingguan yang dipimpin langsung oleh Bupati H. Iskandar Kamaru SPt, MSi di Lapangan Apel Kawasan Perkantoran Panango, Kecamatan Bolaang Uki, Senin (27/7/2026).
Apel tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid, Sekretaris Daerah M. Arvan Ohy SSTP, MAP, para Asisten, Staf Ahli, pimpinan perangkat daerah hingga seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemkab Bolsel.

Dalam arahan, pimpinan daerah tersebut memberikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan rangkaian peringatan HUT ke-18 Kabupaten Bolsel. Ditegaskannya, meski dilaksanakan di tengah kebijakan efisiensi anggaran, seluruh agenda penting tetap dapat berjalan dengan lancar.
Namun, Bupati juga memberikan catatan evaluasi untuk pelaksanaan agenda tahun depan agar dibuat lebih singkat, padat, dan efisien tanpa mengurangi kekhidmatan acara.
"Terima kasih kepada seluruh jajaran yang sudah menyukseskan seluruh rangkaian peringatan HUT ke-18 Bolsel. Namun, untuk tahun depan perlu ada evaluasi. Kegiatan seperti pengibaran bendera hingga pembacaan naskah sejarah daerah perlu dikemas lebih singkat dan padat agar lebih efektif," ujar top eksekutif yang akan segera menyelesaikan studi program doktoralnya itu.


Terkait penegakan disiplin, Bupati Iskandar mengingatkan seluruh jajaran terkait pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan terhadap jam kerja. Selain itu, ia menegaskan bahwa pemberian Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) akan disesuaikan secara ketat berdasarkan tingkat keaktifan serta kedisiplinan masing-masing pegawai.
Sektor pelayanan publik, khususnya fasilitas kesehatan (Faskes), menjadi fokus perhatian utama Pemimpin yang dikenal dekat dengan rakyat ini. Ia memperingatkan dengan tegas agar seluruh tenaga kesehatan di Puskesmas maupun RSUD memberikan pelayanan yang ramah, profesional, dan humanis.
"Saya minta seluruh petugas kesehatan melayani masyarakat dengan hati. Tidak boleh ada diskriminasi atau membeda-bedakan pasien, baik yang menggunakan BPJS maupun umum. Pasien yang datang langsung dilayani, jangan dulu ditanya asal-usulnya. Karena semua pasien itu, baik dia orang Bolsel atau pun bukan semuanya berhak mendapatkan penanganan yang setara," tegasnya.

Bupati juga menginstruksikan agar penanganan medis di fasilitas kesehatan tetap berjalan optimal tanpa hambatan birokrasi, termasuk memastikan dokter umum melakukan tindakan awal jika dokter spesialis belum berada di tempat.
Sebagai komitmen nyata peningkatan mutu layanan kesehatan di Bolsel, Pemkab saat ini terus melengkapi sarana dan prasarana penunjang, mulai dari perluasan ruang tunggu poli, pengadaan alat Cath Lab (kateterisasi jantung), hingga pengikatan kerja sama dengan dokter spesialis jantung lanjutan.
