Sosialisasi Permendes 16/2025, Bupati Iskandar Dorong Sangadi Prioritaskan BPJS Ketenagakerjaan dari Dana Desa

Senin, 20 April 2026

Penulis: Giaa | Editor: Adnan

Peliput: PPID

15 kali

Berita ini dilihat

0 kali

Berita ini dibagikan

Seluruh Kepala Desa (Sangadi) di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan diinstruksikan untuk menyisihkan sebagian alokasi Dana Desa guna memastikan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat. Penegasan ini menjadi poin utama Bupati H. Iskandar Kamaru SPt, MSi saat membuka Sosialisasi Peraturan Menteri Desa (Permendes) Nomor 16 Tahun 2025 tentang Petunjuk Operasional Penguatan Dana Desa Tahun 2026 yang dilaksanakan di Aula Kantor BSG Pusat, Manado, Senin (20/4/2026).

​Bersama Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid, Bupati Iskandar menekankan bahwa fokus perlindungan sosial ini harus menyasar kategori pekerja rentan, masyarakat miskin, hingga masyarakat miskin ekstrem. ia meminta instruksi tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi memberikan rasa aman bagi warga di desa.

​"Fokus perlindungan ini ditujukan pada kategori tertentu di desa masing-masing. Ini adalah bentuk nyata komitmen kita dalam memperkuat perlindungan sosial bagi mereka yang paling membutuhkan," jelasnya di hadapan para Sangadi.

​Sebagai simbol dimulainya program tersebut, Bupati Iskandar dan Wabup Deddy menyerahkan bantuan jaminan kesehatan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada perwakilan Sangadi.

​Selain fokus pada dana desa, pimpinan daerah ini juga memaparkan sejumlah agenda strategis daerah. Di antaranya bahwa tahun ini akan digelar Pemilihan Sangadi (Pilsang) untuk 16 desa yang melakukan pemilihan ulang serta 4 desa melalui mekanisme Pengganti Antar Waktu (PAW).

​Di sektor kerja sama internasional, Pemkab Bolsel tengah mempersiapkan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Japan International Cooperation Agency (JICA). Kerja sama tersebut mencakup bantuan kendaraan pemadam kebakaran, pembangunan infrastruktur jalan, serta program magang ke Jepang bagi lulusan SMK setiap tahun.

​"Syarat utamanya adalah penguasaan bahasa Jepang. Pemda akan memfasilitasi pelatihan bahasanya melalui kerja sama dengan pihak ketiga," ungkap Bupati sembari memberikan apresiasi kepada Gubernur Sulawesi Utara atas dukungannya dalam mewujudkan peluang global ini.

​Peningkatan layanan publik juga merambah sektor kesehatan. Bupati menginformasikan bahwa RSUD Bolsel segera dilengkapi dengan fasilitas cuci darah (hemodialisis) dari kementerian terkait, di mana biaya perawatannya akan sepenuhnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

​Akhirnya, top eksekutif tersebut mengekspresilkan kebanggaan atas prestasi olahraga daerah di mana kesebelasan Bolsel FC berhasil lolos ke Liga 4 Nasional, sebuah pencapaian bersejarah bagi daerah.

“Saya meminta dukungan dan doa dari seluruh jajaran OPD, para Sangadi, serta seluruh masyarakat agar kiprah Bolsel FC di tingkat nasional dapat terus berprestasi,” tandasnya di hadapan Wakil Ketua DPRD Bolsel, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kotamobagu, Sekda M. Arvan Ohy SSTP, MAP, para pejabat tinggi pratama pemda, serta jajaran camat dan sangadi se-Bolsel.

Berita Terkait (Informasi Publik)

Bagikan Berita