Pelestarian sejarah, adat istiadat, budaya, dan bahasa daerah perlu diperkuat melalui pendidikan agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi muda. Hal ini ditegaskan Bupati H. Iskandar Kamaru SPt, MSi saat malam puncak sekaligus penutupan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-177 Kecamatan Bolaang Uki di Alun-alun Bolaang Mongondow Selatan, Selasa (27/10/2026) malam.

Bupati Iskandar yang dalam momen tersebut hadir bersama Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid mengatakan peringatan HUT Kecamatan Bolaang Uki setiap 27 Oktober memiliki nilai historis yang berkaitan dengan perpindahan kerajaan dari Labuan Uki pada masa lampau. Karena itu, peringatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum untuk mengenang sejarah dan memperkuat identitas daerah.
“Sejarah, adat istiadat, budaya, dan bahasa daerah harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi muda. Ini merupakan bagian penting dari identitas masyarakat yang tidak boleh hilang di tengah perkembangan zaman,” ujarnya.


Ia mendorong upaya konkret pelestarian bahasa daerah melalui pembelajaran di lingkungan pendidikan, khususnya pada jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kecamatan Bolaang Uki. Menurutnya, keterlibatan pemerintah, lembaga pendidikan, tokoh adat, keluarga, dan masyarakat diperlukan agar bahasa daerah tetap digunakan dan dikenal oleh generasi penerus.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu Bolsel ini juga memberikan apresiasi kepada panitia, pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta seluruh warga yang telah bergotong royong menyukseskan rangkaian perayaan HUT ke-177 Bolaang Uki.


Berbagai kegiatan dan perlombaan turut memeriahkan peringatan tersebut, mulai dari aktivitas yang melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga kompetisi olahraga, seperti sepak bola mini.
Hadir dalam acara, anggota DPRD Bolsel, pejabat pimpinan tinggi pratama Pemda, Kepala Kantor Kementerian Agama Bolsel H. Muh. Thaib Mokobombang, Pimpinan BSG, Kabinda, Kapolsek Bolaang Uki, Camat Bolaang Uki beserta jajaran, tenaga ahli Bupati, tokoh adat, tokoh masyarakat, para sangadi se-Kec. Bolaang Uki, dan warga sekitar.