Sebanyak 544 santriawan TPQ/TKQ mengikuti Wisuda Santri dan Gema Juz 30 di Gedung Grand Fajar, Desa Soguo, Kecamatan Bolaang Uki pada Selasa (16/12/2025). Momentum ini menjadi penanda lahirnya generasi muda Bolaang Mongondow Selatan yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

Bupati H. Iskandar Kamaru SPt, MSi yang hadir langsung dalam acara tersebut, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh santriawan yang diwisuda. Ia berharap ilmu yang telah diperoleh menjadi cahaya dalam perjalanan hidup mereka untuk menggapai cita-cita.
Orang nomor satu Bolsel ini menegaskan bahwa kegiatan wisuda santri yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini merupakan bagian dari sejarah dan komitmen pemerintah daerah dalam menyiapkan kader-kader generasi muda yang berakhlak dan berkarakter kuat sebagai pondasi daerah di masa depan.

“Mempelajari agama, khususnya Al-Qur’an, adalah kewajiban bagi umat Islam. Inilah dasar utama yang harus kita tanamkan sejak dini kepada anak-anak kita,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa sebanyak 544 santriawan yang diwisuda tahun ini secara otomatis dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), mengingat telah mengantongi ijazah TPQ/TPA. Hal ini sejalan dengan kebijakan daerah yang mewajibkan calon siswa SMP memiliki ijazah TPQ/TPA.

“Di Bolsel sudah ada surat edaran. Siswa yang melanjutkan ke SMP wajib memiliki ijazah TPQ atau TPA. Jika belum, orang tua wajib membuat pernyataan dan memasukkan anaknya ke TPA selama tiga bulan,” jelasnya.
Kebijakan tersebut, lanjut Bupati, bertujuan agar anak-anak Bolsel mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, baik saat menempuh pendidikan menengah pertama maupun menengah atas.
Pemimpin pilihan rakyat ini berpesan kepada para santriawan agar terus meningkatkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an. Ia berharap ke depan daerah ini dapat melahirkan lebih banyak hafiz dan hafizah Qur’an.

“Saat ini Bolsel telah memiliki tiga pesantren yang secara rutin melahirkan para hafiz Qur’an. Ini adalah benteng moral dan pondasi generasi muda agar tidak tergerus pergaulan zaman yang kian memprihatinkan,” ungkapnya.
Akhirnya, Bupati berharap 544 santriawan yang diwisuda hari ini kelak tumbuh menjadi pemimpin daerah dan menjadi garda terdepan dalam menghidupkan kegiatan keagamaan, termasuk tadarus Al-Qur’an di rumah-rumah dan posko Ramadhan, terlebih menyambut bulan suci yang tidak lama lagi akan tiba.

Sebagai informasi, acara ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Kabupaten Bolsel dan Kementerian Agama, dalam rangka peningkatan penyelenggaraan pemerintahan serta penguatan pembinaan keagamaan.
Hadir dalam acara, Kepala Kantor Kementerian Agama Bolsel H. Muh. Thaib Mokobombang, Kepala Pengadilan Agama Bolsel, para pejabat tinggi pratama Pemda, peserta wisuda, serta orang tua dan wali santri.

